PALANGKA RAYA – Komitmen Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Tambun Bungai terus dibuktikan secara nyata. Tergabung dalam Tim Relawan OPD, para personel ASN Kesbangpol Kalteng tiada henti mengoperasikan aksi pemadaman lanjutan dan pendinginan lahan secara intensif di wilayah Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.
Sepanjang pekan kedua Oktober 2026, mulai tanggal 5 hingga 11 Oktober 2026, jajaran relawan ASN Kesbangpol Kalteng bergerak menyisir berbagai titik rawan di sepanjang Jalan Marang, akses Jalan Jalan Cilik Riwut Km 23, hingga menjangkau batas Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura). Memasuki wilayah dengan karakteristik tanah gambut serta vegetasi lebat—seperti semak belukar, pakis, ilalang, pepohonan kering, hingga lahan perkebunan warga—tim di lapangan berhadapan langsung dengan potensi kebakaran atas dan bawah permukaan yang berisiko terus meluas jika tidak segera ditangani.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan dan lingkungan ini, Regu OPD Kesbangpol Kalteng saling bahu-membahu dan bersinergi dengan instansi terkait, termasuk BPBD Provinsi Kalteng, Masyarakat Peduli Api (MPA) Tahai, serta tim relawan gabungan lainnya. Berbekal armada mobil operasional Hilux, perlengkapan pompa air portable, belasan roll selang tembak dengan jangkauan bentangan ratusan meter, nozzle spray, perlengkapan pendukung seperti chainsaw mini, hingga Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, para personel terus mengguyurkan air ke area-area yang masih menyisakan nyala api kecil maupun kepulan asap tebal.
Tantangan di lapangan tidaklah ringan. Kondisi tanah gambut yang kering dan hembusan angin memicu risiko munculnya kembali titik api secara tiba-tiba. Selain itu, keterbatasan akses kendaraan akibat perbaikan jembatan menuju kawasan hutan mengharuskan tim bekerja ekstra keras memindahkan dan memanjangkan jangkauan selang dari sumber air terdekat, seperti parit galian jalan dan sumur bor. Meski demikian, semangat pantang menyerah para petugas membuahkan hasil, di mana kobaran api berhasil terkendali dan kondisi lahan secara bertahap memasuki tahap pendinginan akhir serta dalam kondisi relatif aman.
Melalui upaya pencegahan dan penanganan yang terus berlanjut ini, Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mengawal keselamatan warga dan kelestarian lingkungan dari ancaman kabut asap. Sinergi yang solid antar-regu di lapangan diharapkan mampu mempercepat pemulihan kawasan terdampak sekaligus meminimalkan risiko potensi Karhutla berulang di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya. (Lerry)










