PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menanggulangi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperlihatkan secara nyata di lapangan. Selama sepekan, tepatnya sejak 13 hingga 20 September 2026, Tim Relawan Karhutla dari Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi dengan BPBD Provinsi Kalteng serta Biro Umum Setda Prov. Kalteng turun langsung menangani titik api dan melakukan penyiraman lahan di kawasan rawan kebakaran.
Aksi tanggap cepat ini difokuskan di wilayah Jalan Sinar Kahayan hingga Gang Rebeca Tarung, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Area terdampak yang diperkirakan mencapai sekitar dua hektar tersebut didominasi oleh tanah gambut dalam dengan vegetasi semak belukar, pakis-pakisan, dan pepohonan kering. Kondisi ini menjadikan lokasi tersebut sangat rawan terbakar, bahkan menyimpan potensi kebakaran di bawah permukaan tanah (bawah gambut) yang sulit dipadamkan jika angin berhembus kencang.
Dalam upaya pengendalian di lapangan, tim relawan mengerahkan armada satu unit mobil Hilux bak terbuka yang dilengkapi toren air berkapasitas 1.200 liter, mesin pompa air, nozzle spray, serta rangkaian selang tembak dan isap. Tidak hanya mengandalkan peralatan mesin, para personil yang dilengkapi APD standar juga dibekali peralatan manual seperti parang, cangkul, dan sekop untuk membuat sekat pembatas penjalaran api. Mengingat keterbatasan air tandon dan lamanya proses pengisian, tim memanfaatkan sumber air dari sumur bor milik warga serta kolam penampungan sementara di sekitar lokasi.
Selama periode operasi tersebut, tim menyisir berbagai titik rawan, mulai dari area sekitar pemakaman warga hingga kawasan di belakang serta samping bangunan sarang walet dan Panti ODGJ. Upaya pemadaman api utama langsung dilanjutkan dengan pendinginan tanah gambut secara bertahap guna memastikan bara api tersembunyi benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan. Berkat kerja keras dan sinergi seluruh tim di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan pemadaman dan pendinginan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga situasi dinyatakan padam total serta terkendali.
Badan Kesbangpol Prov. Kalteng terus mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersinergi menjaga lingkungan sekitar, khususnya dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar guna mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. (Lerry)









