PALANGKA RAYA – Guna memperkuat sinergi elemen masyarakat dalam menangani dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri acara Launching Posko Pelayanan Kesehatan dan Rumah Oksigen yang digagas oleh Satgas Tanggap Bencana Karang Taruna Prov. Kalteng, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Posko Satgas Karang Taruna, Kelurahan Petuk Katimpun, Palangka Raya ini dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kalteng, M. Rus’an, S.Hut., mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Asisten II Setda Prov. Kalteng, Anang Dirjo.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Kepala Biro Kesra Setda Prov. Kalteng Rusansyah, perwakilan Dinas Kesehatan Prov. Kalteng dr. Miko, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pengurus Karang Taruna, serta masyarakat setempat.
Peran Kesbangpol Kalteng: Memperkuat Kemitraan Ormas dan Mitigasi Sosial
Kehadiran Kesbangpol Prov. Kalteng dalam kegiatan ini merupakan wujud fungsi pembinaan Ormas dan kelembagaan pemuda, sekaligus mendorong peran aktif organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta kepemudaan untuk tanggap terhadap persoalan sosial di daerah, khususnya bencana kabut asap akibat Karhutla.
Kesbangpol mengapresiasi langkah konkret Karang Taruna Prov. Kalteng yang merespons cepat kebutuhan masyarakat dengan membuka posko kesehatan terpadu.
Layanan Gratis untuk Masyarakat Terdampak
Dalam rangkaian peninjauan posko, rombongan juga menyaksikan langsung pemberian berbagai layanan kesehatan awal bagi warga Kelurahan Petuk Katimpun. Posko yang direncanakan beroperasi hingga 25 September 2026 ini menyediakan:
Pemeriksaan kesehatan gratis
Pembagian vitamin dan obat-obatan
Pengadaan oksigen portable (mini)
Penyediaan fasilitas Rumah Oksigen bagi warga dengan keluhan pernapasan
Pembagian paket sembako bagi warga terdampak
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kesbangpol berharap inisiatif ini dapat menjadi dorongan bagi organisasi kemasyarakatan lainnya untuk saling bahu-membahu dalam kerja kemanusiaan.
"Sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, serta elemen kepemudaan seperti Karang Taruna sangat krusial dalam menghadapi situasi bencana. Harapannya, keberadaan posko ini dapat meminimalisir dampak kesehatan akibat kualitas udara yang menurun serta membantu kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia," tegas pihak Pemprov Kalteng.
Seluruh rangkaian acara pembukaan posko berlangsung tertib, aman, dan disambut antusias oleh warga sekitar yang memanfaatkan layanan kesehatan sejak hari pertama dibuka. (Lerry)










