PALANGKA RAYA – Di tengah pesatnya dinamika sosial dan kemajuan teknologi, penguatan nilai-nilai Pancasila terus digelorakan di Bumi Tambun Bungai. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI serta Anggota Komisi XIII DPR RI menggelar kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila bersama Masyarakat di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, elemen kerukunan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga generasi muda Kota Palangka Raya. Acara diawali dengan registrasi peserta, pengenalan Salam Pancasila, pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya tiga stanza, pembacaan doa, hingga penyerahan plakat.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, S.H., hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa Pancasila harus hadir sebagai pedoman hidup yang tercermin melalui sikap saling menghormati, semangat gotong royong, dan toleransi. Menurutnya, penguatan pemahaman ideologi Pancasila, khususnya bagi generasi muda, merupakan investasi kebangsaan yang sangat strategis untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.
Dalam sesi diskusi panel, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si., tampil menjadi salah satu narasumber mendampingi Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama BPIP RI, Dr. Mukhammad Fahrurozi, S.Sos., M.Si. Dalam pemaparannya, Rus'an menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial serta ketahanan ideologi masyarakat di tingkat daerah.
"Pancasila bukan sekadar hafalan atau simbol kenegaraan, melainkan fondasi hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Di Kalimantan Tengah, spirit Falsafah Huma Betang sangat sejalan dengan nilai gotong royong dan toleransi Pancasila. Kesbangpol berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi pembinaan wawasan kebangsaan guna membentengi masyarakat dari ancaman radikalisme, intoleransi, hingga penyebaran berita bohong atau hoaks," ujar Muhamad Rus'an.
Kehadiran Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah dalam forum ini menegaskan peran strategis pemerintah daerah sebagai garda terdepan pembinaan ideologi dan ketahanan nasional di tingkat lokal. Kesbangpol tidak hanya bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara BPIP, DPR RI, dan elemen masyarakat, tetapi juga sebagai pembina wawasan kebangsaan yang konsisten mengedukasi masyarakat guna menjaga kondusivitas daerah.
Melalui Gerakan Kebajikan Pancasila ini, masyarakat memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan literasi kebangsaan, khususnya dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sosial, maupun ruang digital. Selain itu, kegiatan ini diharapkan melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat yang dapat menjadi teladan dalam merawat toleransi, memperkuat semangat gotong royong, serta memperkokoh kohesi sosial.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kupon kuesioner, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, serta foto bersama dalam suasana penuh keakraban. (Lerry)









