PALANGKA RAYA – Komitmen Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Tambun Bungai terus dibuktikan secara konsisten. Tergabung dalam Tim Relawan OPD, para personel ASN Kesbangpol Kalteng tiada henti mengoperasikan aksi pemadaman lanjutan dan pendinginan lahan secara intensif di berbagai lokasi strategis wilayah Kota Palangka Raya.
Sepanjang pertengahan Oktober 2026, mulai tanggal 12 hingga 18 Oktober 2026, jajaran relawan ASN Kesbangpol Kalteng diterjunkan secara bergantian setiap harinya untuk menyisir sejumlah wilayah rawan. Pergerakan tim difokuskan pada kawasan Jalan Marang hingga batas Taman Hutan Raya (Tahura) di Kecamatan Bukit Batu, kemudian bergeser ke kawasan Jalan Alam Lestari di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, hingga menyasar kawasan Jalan Telawang Raya di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau. Menghadapi karakteristik tanah gambut dalam serta vegetasi lebat yang terdiri dari semak belukar, pakis, alang-alang, hingga tanaman perkebunan warga, para petugas di lapangan berjuang keras memadamkan api permukaan maupun rembesan api di bawah permukaan.
Dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, Regu OPD Kesbangpol Kalteng berkolaborasi aktif dengan instansi terkait serta unsur relawan gabungan. Berbekal armada mobil operasional Hilux, perlengkapan mesin pompa air portable, belasan roll selang tembak dengan bentangan jangkauan hingga ratusan meter, nozzle spray, chainsaw mini, serta Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, para personel terus melakukan penyiraman dan pembasahan secara menyeluruh di area terdampak.
Berbagai tantangan di lapangan tidak menyurutkan langkah para relawan. Meski sempat diperlambat oleh hambatan teknis mesin, kondisi ketebalan gambut yang membutuhkan pasokan air berlimpah, perbaikan jembatan akses menuju kawasan hutan raya, hingga cuaca yang bervariasi antara terik dan hujan lokal, tim menyiasatinya dengan memanfaatkan pasokan air dari parit galian pinggir jalan, pembatas lahan, maupun sumur bor warga. Kendati sebagian titik lokasi mulai terbantu oleh curah hujan dan terbasahi, upaya pendinginan tetap digencarkan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api akibat embusan angin kuat dan tanah gambut yang mengering.
Melalui upaya mitigasi dan pemadaman yang dilakukan secara berkelanjutan ini, Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk selalu siap siaga menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan. Sinergi yang kuat antar-petugas di lapangan diharapkan dapat menjaga situasi lingkungan di Kota Palangka Raya dan sekitarnya tetap kondusif serta bebas dari ancaman kabut asap (Lerry)










