PALANGKARAYA — Dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) pada Kelompok Masyarakat, Kamis (29/10/2026).
Bertempat di suasana santai namun penuh khidmat di 99 Coffee & Roastery, Jalan Adonis Samad No. 99, Palangkaraya, kegiatan ini dihadiri oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan terpilih dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kalimantan Tengah.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kalteng, Dr. Ir. H. Mokhamad Hilman, S.T., M.T., yang turut memberikan sambutan penting mengenai urgensi keterlibatan aktif masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. H. Mokhamad Hilman, S.T., M.T., menekankan bahwa penanggulangan bahaya narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Dibutuhkan gerakan bersama yang masif, terstruktur, dan dimulai dari lingkup terkecil di masyarakat.
"Ormas memiliki jejaring yang luas dan kedekatan langsung dengan masyarakat. Melalui workshop ini, kita ingin memperkuat peran serta dan sinergi organisasi kemasyarakatan agar menjadi garda terdepan dalam menyebarkan semangat anti-narkoba di lingkungan masing-masing," ujar Hilman di hadapan para peserta.
Workshop ini bertujuan utama untuk membekali para perwakilan ormas dengan pemahaman mendalam terkait strategi P4GN. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak dan agen perubahan (agent of change) yang aktif mendorong terciptanya lingkungan sosial yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dikemas secara informatif dan komunikatif. Selain pemaparan materi dari narasumber BNN, para peserta juga diajak berdiskusi interaktif mengenai langkah preventif yang dapat diterapkan di basis organisasi mereka.
Antusiasme terlihat jelas dari keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman di lapangan. Melalui kegiatan ini, Badan Kesbangpol Prov. Kalteng berharap jejaring komunikasi antar-ormas semakin erat, sehingga upaya deteksi dini dan pencegahan peredaran gelap narkotika di Kalimantan Tengah dapat berjalan semakin efektif dan berkelanjutan. (Lerry)









