PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjamin hak konstitusional warga negara, khususnya akses terhadap keadilan, kembali diperkuat dengan hadirnya Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Antang Damang. Bertempat di Aula "Kayu Erang Tingang" Hindu Kaharingan Center, Rabu (22/4/2026), prosesi peresmian dan pelantikan pengurus LBH Antang Damang masa bakti 2026 berjalan dengan khidmat dan lancar.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah, di antaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik (Perkumpol) Ir. H. Darliansyah, M.Si, Plt. Kaban Kesbangpol Prov. Kalteng, Plt. Kadisdukcapil Prov. Kalteng, Kasatpol PP Prov. Kalteng, serta unsur Forkopimda dan tokoh agama Hindu Kaharingan.
Membawa Semangat Keadilan Tanpa Pandang Bulu
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Staf Ahli Gubernur Ir. H. Darliansyah, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terbentuknya LBH Antang Damang. Ia menekankan bahwa lembaga ini harus mampu menjadi solusi bagi masyarakat kecil atau kurang mampu yang selama ini mengalami keterbatasan akses hukum.
"Pemerintah Provinsi berharap LBH Antang Damang dapat bekerja secara profesional dan berintegritas. Jadilah jembatan keadilan yang memberikan edukasi agar masyarakat sadar akan hak dan kewajibannya di mata hukum," ujar Darliansyah saat membacakan sambutan Gubernur.
Berlandaskan Filosofi Huma Betang
LBH Antang Damang secara resmi dipimpin oleh Prof. Dr. I Wayan Bagiarta, SH, MH sebagai Ketua Umum, didampingi oleh Sekretaris Kausaya Ayu Widanti, SH, MH, dan Bendahara Widawati, S.Ag, MH. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB-AHK) Pusat Palangka Raya, Drs. Walter S. Penyang.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Budi Purnomo, S.H., M.Si menjelaskan bahwa LBH ini hadir sebagai bentuk pengabdian untuk memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono). Uniknya, lembaga yang berada di bawah binaan MB-AHK ini juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, dan kearifan lokal.
Selaras dengan hal tersebut, ditekankan pula bahwa setiap tugas yang diemban oleh pengurus merupakan amanah mulia. Dengan mengedepankan filosofi Huma Betang, LBH Antang Damang berkomitmen menyelesaikan persoalan hukum dengan mengutamakan musyawarah, mufakat, dan perdamaian di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Edukasi dan Sinergitas
Acara juga diisi dengan sosialisasi mengenai kesadaran dan ketertiban hukum oleh Queen International Denpasar. Kehadiran Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional Puskor Hindunesia, Dr. Ida Bagus Ketut Susena, S.Kom, juga menambah bobot strategis kegiatan ini dalam skala nasional.
Badan Kesbangpol Prov. Kalteng berharap kehadiran LBH Antang Damang dapat bersinergi erat dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainnya. Sinergitas ini diharapkan mampu menciptakan iklim hukum yang kondusif, harmonis, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat di Bumi Tambun Bungai. (Lerry)










