PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperkuat ketahanan nasional di tingkat daerah dan merawat harmoni sosial, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si, turut mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah dalam kegiatan Silaturahmi Hasupa Hasundau bersama Pemuka Agama Kristiani (Kristen dan Katolik) di Istana Isen Mulang, Minggu (19/4/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Tambun Bungai tetap terjaga.
Plt. Kaban Kesbangpol Kalteng, Muhamad Rus'an, menyampaikan bahwa peran tokoh agama, termasuk para Pendeta dan Uskup dari berbagai Aras Gereja serta Keuskupan Palangka Raya, merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan. Hal ini sejalan dengan tugas pokok Kesbangpol dalam mengawal kerukunan umat beragama demi mendukung program pembangunan daerah yang Maju, Berkah, dan Sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah memberikan arahan (Papeteh) yang menekankan pentingnya filosofi Huma Betang sebagai landasan kolaborasi. Gubernur menegaskan bahwa keberagaman di Kalimantan Tengah adalah anugerah yang harus terus dirajut demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
"Kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama adalah kunci utama untuk merajut persatuan. Semangat Huma Betang harus tetap menjadi jiwa dalam setiap langkah kita membangun daerah," pesan Gubernur di hadapan para peserta dialog.
Melalui silaturahmi ini, Badan Kesbangpol berharap saran dan masukan yang dihimpun dari para tokoh agama dapat menjadi bahan evaluasi dan kebijakan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi ini diharapkan terus memperkuat moderasi beragama di Kalimantan Tengah agar tetap menjadi provinsi yang aman dan damai.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diakhiri dengan jamuan makan malam bersama dan berjalan dengan lancar, mencerminkan kerukunan yang nyata antara umara dan ulama/tokoh agama di Kalimantan Tengah. (Lerry)











