PALANGKA RAYA – Menjelang akhir pekan yang penuh khidmat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat ikatan persaudaraan antar-elemen masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi dan Dialog bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Acara ini berlangsung di aula Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (18/4/2026) sore.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang merupakan representasi dari berbagai Ormas Adat maupun Paguyuban di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Turut hadir mendampingi Gubernur, Pj. Sekda Provinsi Kalteng, jajaran Kepala OPD, Staf Khusus Gubernur, serta pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng. Dari jajaran internal Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, hadir langsung Plt. Kepala Badan, Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si, didampingi oleh tim dari Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan.
Sinergi Membangun Kalteng Berkah
Dialog yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 18.45 WIB ini dirancang sebagai wadah strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan masyarakat. Plt. Kaban Kesbangpol, Muhamad Rus'an, mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif bidang-bidang teknis di Kesbangpol dalam acara ini adalah untuk memastikan aspirasi dari ormas adat dan paguyuban dapat terkanalisasi dengan baik.
"Sesuai dengan peran kami di Kesbangpol, silaturahmi ini adalah langkah nyata untuk menghimpun saran dan masukan konstruktif demi kemajuan program pembangunan di Kalimantan Tengah," ujar Rus'an di sela-sela kegiatan.
Menjunjung Tinggi Filosofi Huma Betang
Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Tengah menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi semua komponen masyarakat adalah kunci utama untuk mengangkat harkat dan martabat daerah. Beliau menegaskan bahwa keberagaman yang ada di Kalimantan Tengah merupakan kekuatan besar jika dirawat dengan semangat Huma Betang.
"Filosofi Huma Betang mengajarkan kita untuk hidup dalam kerukunan dan saling menghormati di tengah keberagaman. Dengan gotong royong antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, kita optimis mampu mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera," tutur Gubernur.
Dialog yang Konstruktif
Pertemuan tersebut berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para pimpinan ormas dan paguyuban diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pandangan mereka, mulai dari isu sosial hingga pengembangan karakter bangsa di Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya dialog rutin seperti ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kesbangpol berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan roda pembangunan berjalan beriringan dengan nilai-nilai kearifan lokal. (Lerry)











