PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si., didampingi Sekretaris Badan Ibu Fajar Sriningsih, S.Sos., S.E., M.Si., beserta seluruh staf Badan Kesbangpol terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong korvei lingkungan massal. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 06.30 WIB ini dipusatkan di kawasan Pasar Kahayan dan sekitarnya, Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026. Aksi bersih-bersih lingkungan ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah guna memperkuat gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), serta dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden. Usai melakukan aksi korvei pembersihan sampah di ruang publik, jajaran Badan Kesbangpol bersama unsur Forkopimda mengikuti agenda telekonferensi nasional bersama Presiden Republik Indonesia untuk membahas isu fundamental pelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan bangsa.
Keterlibatan aktif Badan Kesbangpol Kalteng dalam agenda ini membawa manfaat strategis yang besar, khususnya dalam perspektif ketahanan sosial dan kemasyarakatan. Bagi lingkup Kesbangpol, partisipasi ini merupakan wujud nyata implementasi dari penguatan ketahanan sosial-budaya melalui aksi gotong royong yang menjadi akar nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat soliditas internal antarpegawai sekaligus mengukuhkan sinergi lintas instansi dalam mendukung program strategis Pemerintah Daerah. Sementara itu, bagi masyarakat luas, kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kesbangpol di tengah-tengah warga saat membersihkan area publik seperti pasar memberikan dampak psikologis yang positif berupa keteladanan nyata. Melalui gerakan ASRI ini, masyarakat dapat menikmati lingkungan pasar yang lebih higienis, bersih, dan sehat, yang pada akhirnya meningkatkan kenyamanan aktivitas ekonomi serta mencegah potensi timbulnya gangguan kesehatan lingkungan di pemukiman sekitar.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kalteng berharap agar aksi kepedulian lingkungan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan belaka, melainkan tumbuh menjadi budaya dan kesadaran kolektif yang tertanam kuat di sanubari setiap masyarakat. Ke depan, Kesbangpol Kalteng berkomitmen untuk terus menggaungkan semangat kolaborasi guna menjaga kekayaan alam Bumi Tambun Bungai, mengingat keberhasilan pembangunan manusia, ketahanan pangan, dan stabilitas daerah sangat bergantung pada kelestarian lingkungan hidup yang terjaga dengan baik. Dengan adanya kesadaran bersama dalam meminimalkan sampah dan memulihkan ekosistem, diharapkan Kalimantan Tengah mampu mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, aman, dan sejahtera bagi generasi masa kini hingga masa yang akan datang. (Lerry)











