PALANGKA RAYA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi terkait Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Wilayah Kalimantan Tengah. Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini dilaksanakan dari Ruang Vicon Badan Kesbangpol Prov. Kalteng, Kamis (18/06/2026) siang.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kalteng, Bapak Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si., dengan didampingi oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Ormas, Ibu Yohanni Eveline J. ST.
Pengukuran IHaI tahun ini menjadi agenda penting untuk memetakan sejauh mana tingkat kerukunan, toleransi, dan keharmonisan di tengah masyarakat Bumi Tambun Bungai. Guna memastikan akurasi data, rapat kali ini secara khusus membedah sejumlah evaluasi, tantangan geografis, hingga solusi taktis di lapangan.
Ada tiga poin krusial yang mengemuka dalam pembahasan bersama perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah tersebut:
Strategi "Jemput Bola" di Layanan Publik: Menjawab kendala masih minimnya minat masyarakat dalam mengisi survei, Kesbangpol merancang solusi taktis dengan meminta partisipasi warga secara langsung saat mereka mengakses pusat pelayanan publik. Untuk itu, koordinasi dan sosialisasi masif di tempat-tempat layanan masyarakat akan segera ditingkatkan.
Tantangan Geografis & Tuntutan Kreativitas Daerah: Karakteristik wilayah Kalimantan Tengah yang luas dengan jarak antar-kecamatan yang saling berjauhan sering kali membuat persebaran survei kurang merata. Merespons hal ini, pemerintah kabupaten/kota tahun ini diharapkan tampil lebih aktif, adaptif, dan kreatif agar pengumpulan data IHaI dapat menjangkau seluruh pelosok daerah.
Kesiapan Kabupaten/Kota: Kabar baiknya, sebagian besar jajaran Kesbangpol di tingkat kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan pengukuran IHaI 2026, dan saat ini sedang menunggu terbitnya surat resmi dari kepala daerah masing-masing sebagai payung hukum bergerak.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, pengukuran IHaI tahun 2026 diharapkan dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang valid. Hasil indeks ini nantinya akan menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pertahanan dan ketahanan sosial, demi menjaga Kalimantan Tengah yang selalu aman, damai, dan semakin BERKAH (Lerry)











