PALANGKA RAYA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran gelap narkoba dengan mengikuti pertemuan koordinasi tingkat nasional secara virtual dari Kantor Badan Kesbangpol Prov. Kalteng, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran Kesbangpol Provinsi seluruh Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Bapak Bisri, S.Sos., M.Si. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah strategis dalam Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2026.
Sinergi Lintas Sektor dan Pakar
Diskusi strategis ini menghadirkan narasumber berkompeten yang mengupas tuntas upaya penanganan narkoba dari berbagai sisi:
Brigjen Pol. Adhi Satya Perkasa, S.I.K., M.H. (Kemenko Polkam): Memaparkan koordinasi penanganan kejahatan transnasional sebagai ancaman serius bagi ketahanan nasional.
Kombes Pol. Ventie Bernard Musak, S.I.K., S.H., M.I.K. (Kepala BNNK Surakarta): Menitikberatkan pada peran aktif instansi vertikal dalam pemberantasan di tingkat wilayah.
Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. (Kapolresta Surakarta): Memberikan perspektif penegakan hukum dan pengamanan wilayah.
Pradhana Agung Nugraha, S.STP., M.M. (Plt. Kaban Kesbangpol Jateng): Berbagi praktik terbaik mengenai peran pemerintah daerah dalam fasilitasi P4GN.
6 Pilar Utama Strategi P4GN
Dalam pertemuan tersebut, ditekankan enam poin utama yang menjadi mandat bagi seluruh Badan Kesbangpol di Indonesia:
Penguatan Tim Terpadu: Mendorong percepatan pembentukan Timdu P4GN bagi daerah yang belum memilikinya.
Ketahanan Akar Rumput: Membangun daya tangkal mulai dari tingkat individu hingga keluarga.
Kesamaan Persepsi: Menyatukan langkah antar pemangku kepentingan agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
Payung Hukum Daerah: Mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan hukum penguatan P4GN di daerah.
Kolaborasi Inklusif: Mempererat kerja sama dengan BNN, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Rehabilitasi Optimal: Memastikan penyalahguna mendapatkan akses pemulihan agar dapat kembali produktif di masyarakat.
Wujudkan Kalteng Bersinar
Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan mengoptimalkan peran Tim Terpadu di Bumi Tambun Bungai. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam melindungi generasi muda dari bahaya laten narkoba.
“Melalui langkah strategis dan penguatan regulasi, kita optimis dapat membangun Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba (Bersinar) demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang,” ungkap salah satu perwakilan bidang saat mengikuti jalannya sosialisasi. (Lerry)











