Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat implementasi budaya kerja ASN BerAKHLAK sebagai landasan dalam membangun aparatur yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik. Penguatan budaya kerja tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas kinerja organisasi agar mampu memberikan pelayanan yang semakin efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus'an, menegaskan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK bukan hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku kerja sehari-hari seluruh ASN. Menurutnya, setiap pegawai dituntut untuk mengedepankan integritas, disiplin, semangat melayani, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan birokrasi modern. "Implementasi nilai BerAKHLAK harus menjadi budaya yang hidup di lingkungan kerja. Dengan komitmen bersama, kami optimistis dapat mewujudkan organisasi yang profesional, adaptif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Muhamad Rus'an menyampaikan bahwa penguatan budaya kerja akan dilaksanakan secara berkelanjutan melalui berbagai langkah strategis, antara lain internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK, peningkatan kompetensi ASN, penguatan kepemimpinan yang menjadi teladan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kolaborasi antarbidang dan dengan para pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun lingkungan kerja yang produktif, harmonis, dan berorientasi pada pencapaian kinerja organisasi.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah, Fajar Sriningsih, menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi budaya kerja BerAKHLAK memerlukan keterlibatan aktif seluruh pegawai, mulai dari pimpinan hingga pelaksana. Menurutnya, setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas. "Kami akan terus memperkuat pembinaan melalui sosialisasi, coaching, monitoring, dan evaluasi secara berkala agar nilai-nilai BerAKHLAK benar-benar menjadi budaya organisasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pencapaian sasaran kinerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah," ungkapnya.
Melalui komitmen tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah optimistis mampu mewujudkan budaya kerja yang semakin profesional, inovatif, dan berintegritas. Penguatan implementasi budaya kerja ASN BerAKHLAK diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan, sejalan dengan semangat mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia dan Bangga Melayani Bangsa.











