Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah, Fajar Sriningsih, menghadiri pembukaan Gebyar UMKM Wilayah Barat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024, yang berlangsung di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Jumat (6/9/2024). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, dengan tujuan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah barat Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Sugianto Sabran menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendukung ketahanan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah. “Gebyar UMKM ini menjadi salah satu wujud nyata dukungan pemerintah terhadap para pelaku usaha kecil untuk terus berkembang dan memperkuat perekonomian lokal,” ucapnya.
Fajar Sriningsih, yang mewakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Badan Kesbangpol, khususnya dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat. Menurutnya, ketahanan ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah. “Melalui kegiatan seperti Gebyar UMKM ini, kita dapat melihat langsung bagaimana kontribusi sektor UMKM terhadap ketahanan ekonomi masyarakat. Ini selaras dengan tugas kami dalam memperkuat stabilitas sosial dan politik melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Fajar.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Badan Kesbangpol memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan upaya menjaga persatuan dan stabilitas di daerah. Dengan berkembangnya UMKM, diharapkan masyarakat dapat memiliki kemandirian ekonomi yang kuat, sehingga potensi konflik sosial dapat diminimalisir. “Ketika ekonomi masyarakat kuat, maka potensi gangguan terhadap ketahanan sosial-politik akan berkurang. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran UMKM dalam menjaga harmoni sosial di Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Kegiatan Gebyar UMKM yang diikuti oleh berbagai pelaku usaha dari wilayah barat Kalimantan Tengah ini juga diiringi dengan pasar murah, yang diselenggarakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah ketidakstabilan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi, Fajar Sriningsih juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku UMKM dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif. “Badan Kesbangpol selalu mendukung sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekonomi daerah yang tangguh. UMKM yang berkembang akan berkontribusi besar terhadap terciptanya ketahanan ekonomi yang mampu menopang stabilitas sosial dan politik,” tuturnya.
Acara yang berlangsung meriah ini menarik perhatian masyarakat luas, baik dari Kabupaten Kotawaringin Timur maupun dari kabupaten-kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah. Berbagai produk unggulan dari pelaku UMKM dipamerkan, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Dengan adanya Gebyar UMKM Wilayah Barat Tahun 2024 ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam perekonomian masyarakat, terutama di sektor UMKM. Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah memandang kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam menciptakan stabilitas ekonomi yang akan berdampak pada ketahanan nasional di tingkat daerah.
4o